Contact: +6285939407473 |   Instagram: @instaprivat_edu |   Email: [email protected]

Tips Memahami Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP) pada Pelajaran Akuntansi | Les Privat Akuntansi Guru ke Rumah & Online 085939407473

Oct. 23, 2020 59

Mengapa harus dilakukan penyesuaian? Apakah saldo akun sebelum disesuaikan tidak mencerminkan saldo yang sebenarnya? Jawabannya ya, saldo akun yang ada pada neraca harus disesuaikan terlebih dahulu, karena belum mencerminkan saldo yang sebenarnya.

Mengapa demikian? Karena, dalam pencatatannya, jurnal yang dicatat tidak terlepas dari ketidaksesuaian maupun kesalahan nominal. Maka dari itu, perlu adanya penyesuaian dan koreksi dari transaksi yang dicatat oleh perusahaan dan dibuktikan melalui pembuatan jurnal.

Penyesuaian dibutuhkan untuk mengetahui kejelasan beban dan pendapatan yang harus diakui pada periode tertentu, dengan mengacu pada prinsip pengakuan pendapatan dan prinsip penandingan (matching concept).

Berikut ini beberapa akun yang memerlukan penyesuaian sebelum digunakan sebagai dasar penyusunan laporan keuangan :

  1. Beban yang masih harus dibayar (utang beban)
  2. Beban dibayar di muka (persekot)
  3. Piutang pendapatan
  4. Pendapatan diterima di muka (utang)
  5. Penyusutan (depresiasi)
  6. Perlengkapan yang digunakan
  7. Kerugian piutang

les privat akuntansi SMA/SMK, Mahasiswa, Karyawan biaya terjangkau guru pengalaman

Tips memahami penggunaan akun dan nominal yang harus dimasukkan dalam ayat jurnal penyesuaian, antara lain :

  1. Tiap akun yang disesuaikan, masing-masing telah memiliki seperti rumus tetap yang selalu digunakan (penggunaan akun pada debit dan kredit, serta perhitungan nominal). Maka dari itu, tips yang pertama, mau tidak mau, kita harus terlebih dahulu menghapal rumus/susunan akun debit dan kredit yang digunakan dalam jurnal penyesuaian. Hapal disini tentunya bukan hanya sekadar hapal teori, namun harus mengerti juga cara menghitung nominalnya sesuai dengan pendekatan yang digunakan (seperti ketika menyesuaikan akun perlengkapan, terdapat 2 pendekatan yang dapat dipakai yakni pendekatan neraca dan pendekatan laba rugi).

  2. Ketika menyesuaikan akun perlengkapan, jurnal yang paling sering (dan hampir selalu) digunakan adalah mendebit beban perlengkapan dan mengkredit perlengkapan. Apabila menggunakan akun tersebut, maka nominal yang digunakan adalah jumlah perlengkapan yang telah terpakai dalam periode tersebut (sehingga menjadi beban).

  3. Ketika menyesuaikan akun biaya dibayar di muka, harus dipahami terlebih dahulu, apakah memakai pendekatan neraca (ketika transaksi menjurnal umum debit nya biaya dibayar di muka) atau pendekatan laba rugi (ketika transaksi menjurnal umum debit nya beban). Pendekatan yang paling sering digunakan adalah pendekatan neraca. Lalu, ketika melakukan penyesuaian, beban di debit dan biaya dibayar di muka di kredit dengan nominal sejumlah biaya yang sudah jatuh tempo (sudah digunakan dan menjadi beban).

  4. Ketika terjadi transaksi dimana harus menggunakan akun pendapatan diterima di muka (utang), maka di akhir periode akun tersebut membutuhkan penyesuaian apabila masih terdapat nominal yang pekerjaannya belum kita selesaikan sehingga masih menjadi utang. Apabila sewaktu transaksi menjurnal umum pendapatan diterima di muka di kredit, maka saat dilakukan penyesuaian, digunakan akun (pendapatan) diterima di muka di debit dan pendapatan di kredit dengan nominal yang uang yang sudah benar-benar menjadi pendapatan (sudah kita kerjakan, sudah bukan menjadi utang).

  5. Penyesuaian piutang pendapatan, terjadi apabila saat akhir periode, kita masih memiliki pendapatan namun belum dicatat. Contohnya pendapatan jasa yang masih harus diterima. Dicatat di jurnal penyesuaian dengan mendebit piutang (misal : bunga) dan mengkredit pendapatan (misal : bunga) dengan nominal uang sesuai dengan pendapatan yang masih harus diterima.

  6. Penyusutan (depresiasi) aktiva/aset tetap, jurnal penyesuaian yang diperlukan adalah beban penyusutan (aset tetap) di debit dan akumulasi penyusutan (aset tetap) di kredit. Akun yang digunakan dalam penyesuaian penyusutan ini sudah pasti kedua akun tersebut. Penggunaan akun beban penyusutan tersebut dikarenakan nilai aset tetap setiap tahunnya akan menurun. Dan nilai penurunan tersebut harus dibebankan pada suatu periode akuntansi. Sedangkan akun akumulasi penyusutan adalah jumlah (akumulasi) dari penurunan nilai aktiva tetap sepanjang periode pemakaian aktiva tetap tersebut (jumlah beban penyusutan setiap tahun). Lalu, untuk menentukan nominal dari penyusutan aktiva tetap setiap periodenya, bergantung pada metode penyusutan nya sendiri, bisa menggunakan metode garis lurus, saldo menurun ganda, jumlah angka tahun, dan satuan hasil produksi.

  7. Biaya yang masih harus dibayar, yakni biaya yang sudah menjadi kewajiban perusahaan, namun perusahaan belum mencatatnya. Jurnal penyesuaian nya adalah dengan mendebit biaya (misal : gaji), dan mengkredit utang (misal : gaji) dengan nominal yang tertera, yang masih harus dibayar.

  8. Penghapusan Kerugian piutang. Pencatatan jurnal penyesuaian ini biasanya menggunakan metode tidak langsung (metode cadangan), dengan mendebit beban kerugian piutang dan mengkredit cadangan kerugian piutang. Nominalnya dapat dicari dengan instruksi yang diberikan oleh soal, biasanya ditentukan berapa persen cadangan yang ditentukan oleh perusahaan, lalu dikali dengan piutang/laba bersih.

  9. Tips yang terakhir, tentu saja agar mahir mengerjakan jurnal penyesuaian ini, harus banyak berlatih mengerjakan soal-soal jurnal penyesuaian.

Sekian tips memahami dan mengerjakan ayat jurnal penyesuaian yang dapat saya berikan, apabila terdapat kesalahan boleh dikoreksi dan berdiskusi di kolom komentar, mari kita sama-sama belajar.

Source: Quora Talia Laitanii


Les privat akuntansi SMA, SMK, SBMPTN, SIMAK UI, Mahasiswa, Karyawan, Guru ke rumah, biaya terjangkau. Berpengalaman dan Resmi terdaftar.

Les Privat Akuntansi
Terbuka untuk siswa SMA/SMK, Mahasiswa, Karyawan, dan Umum. 
Dengan berbagai kebutuhan belajara seperti bantuan PR/Tugas, persiapan ujian sekolah, UTBK SBMPTN, SIMAK UI, Tes kedinasan, IGCSE, A level, IB Diploma, buat laporan keuangan, neraca, dsb.

Guru bisa datang ke Rumah (Offline) di area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi atau via zoom (online) bisa seluruh daerah di Indonesia

Kenapa harus les privat akuntansi di InstaPrivat:

  1. Gratis Pendaftaran
  2. Guru berpengalaman lulusan dari UI, UGM, UNJ, UPI, UNAIR, UNSOED
  3. Jadwal fleksibel, bisa belajar tanpa mengganggu aktivitas yang lain
  4. Biaya terjangkau, pasti pas di kantong 
  5. Bisa request materi apa yang mau diperdalam 
  6. Full support dan pelayanan ramah 
  7. Terdaftar resmi di Kemenhum di bawah nama PT. Insta Solusi Indonesia. Aman dan terpercaya. 

Kamu juga bisa request mau belajar guru perempuan atau guru laki - laki. Yuk, Segera daftar les privat Akuntansi di InstaPrivat

Hub: 085939407473 (Call/WA)
Instagram: instaprivat_edu 


Akuntansi, Les Akuntansi, les privat